• ...learn how to express correctly...

  • Tanggalan

    Juli 2010
    S S R K J S M
    « Jun   Agu »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Kategori

  • Tweeted

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • Arsip

Distosia Bahu

Distosia bahu didefinisikan sebagai impaksi (hambatan) lahirnya bahu bayi setelah lahirnya kepala dan berkaitan dengan peningkatan insidensi morbiditas dan mortalitas bayi akibat cedera pleksus brachialis dan asfiksia. Diagnosis ini harus dipikirkan ketika dengan traksi kebawah yang memadai tidak dapat melahirkan bahu. Tanda distosia bahu lainnya adalah jika setelah kepala melalui serviks kemudian tampak kepala kembali tertarik balik ke dalam (turtle sign)

Distosia bahu biasanya terdapat kasus makrosomia. Resiko nya meningkat 11 kali lipat bayi dengan BB 4000 g dan 22 kali lipat pada bayi 4500 g. sekitar 50 % kasus terjadi pada bayi dengan BB kurang dari 4000 g. bayi posterm dan makrosomia beresiko mengvalami distosia bahu karena pertumbuhan trunkal dan bahu tidak sesuai dengan pertumbuhan kepala pada masa akhir kehamilan. Faktor resiko lainnya adalah obesitas maternal, riwayat melahirkan bayi besar, diabetes mellitus, dan diabetes gestational. Distosia bahu harus dicurigai pada pemanjangan kala II atau pemanjangan fase deselerasi pada kala I.

Penatalaksanaan

– ALARMER

Ask for help
Panggil bantuan, karena akan dibutuhkan banyak tenaga. Hubungi dokter anak. Catat lama waktu terjadinya distosia, tidak boleh ada tarikan pada kepala selama bahu belum dilahirkan.

Lift – bokong dan kaki
Dilakukan manuver Mc Roberts yaitu dengan hiperrefleksi sendi pinggul ibu, sehingga mendatarkan tulang belakang lumbal dan rotasi pelvis ke ventral, hal ini akan menambah diameter outlet bagian posterior.

Anterior disimpaction of shoulder
– rotate to oblique
letakkan tangan kedalam vagina dibelakang oksiput bayi, dan dorong bahu depan untuk menjadi miring (manuver Rubin)
– suprapubic pressure
Dilakukan penekanan pada suprapubic. (Manuver Massanti)

Tidak boleh dilakukan penekanan pada fundus, karena hal tersebut hanya akan semakin menekan bahu janin ke simfisis pubis dan dapat mengakibatkan rupture uteri.

Rotation of the posterior shoulder – manuver Wood
Lakukan manuver Wood’s Screw. Bahu posterior dirotasikan 180 derajat kedepan dan usahakan untuk melahirkan bahu ini terlebih dahulu.

Manual removal of posterior arm
Lengan belakang difleksikan dan disapu melewati dada janin, kemudian lahirkan tangan.

Episiotomy
dilakukan episiotomi. Jangan ragu untuk membuat irisan yang lebar hingga mencapai mukosa rectum

Tindakan terakhir :
• Fraktur klavikula
Satu atau kedua klavikula dipatahkan menggunakan ibu jari kearah luar untuk menghindari cedera paru dan arteri subklavia.
• cephalic replacement (manuver Zavenelli)
dilakukan manuver zavanelli dengan cara : mempersiapkan operasi sesar. Berikan relaksan uterus seperti terbutalin atau nitrogliserin. Kepala janin difleksikan dan dikembalikan ke uterus, kemudian dilakukan operasi sesar.
• simfisiotomi
Dilakukan simfisiotomi sembari menyingkirkan urethra ke lateral, dengan menggunakan jari telunjuk dan jari tengah yang diletakkan di sisi posterior simfisis dan memotong bagian kartilaginosa simfisis.

Roll Over
Setelah selesai tindakan :
• Antisipasi PPP
• eksplorasi laserasi dan trauma
• Pemeriksaan fisik bayi untuk melihat adanya perlukaan.
• Menjelaskan proses persalinan dan manuver yang dilakukan.
• Catat tindakan yang dilakukan

Hindari 4 “P” :
Panic
Pulling = menarik
(pada kepala)
Pushing = mendorong
(pada fundus)
Pivoting
(memutar kepala secara tajam, dengan koksigis sebagai tumpuan)

Sumber:
– Johns Hopkins Manual of Gynecology and Obstetrics (JHUObg™) , Publisher: Lippincott Williams & Wilkins
– Merck Manual of Diagnosis and Therapy (Merck_Manual™), Publisher: Merck Research Laboratories
– ALARM International

Satu Tanggapan

  1. thanks infonya..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: