• ...learn how to express correctly...

  • Tanggalan

    Agustus 2010
    S S R K J S M
    « Jul   Sep »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • Kategori

  • Tweeted

    Error: Please make sure the Twitter account is public.

  • Arsip

Sholat Orang Dalam Perjalanan (Musafir) -Bag. 1

Mengqoshor sholat dzuhur, ashar, dan isya adalah wajib bagi tiap musafir, hal ini berdasarkan firman Alloh ta’aala:

وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَقْصُرُوا مِنَ الصَّلَاةِ إِنْ خِفْتُمْ أَنْ يَفْتِنَكُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا
“Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, Maka tidaklah Mengapa kamu men-qashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir…”(QS 4:101)

Dari Ya’la bin Umayyah bahwasanya dia bertanya pada Umar bin Al-Khottob mengenai ayat ini.
Ya’la berkata: (…jika kamu takut diserang orang-orang kafir…) padahal sekarang manusia sudah dalam keadaan aman, maka Umar berkata: saya dulu juga heran tentang hal ini seperti engkau, maka aku bertanay pada Rosululloh tentangnya, maka beliau bersabda: (hal itu merupakan sedekah Alloh yang Dia berikan atas kalian, maka terimalah sedekah tersebut) (Muslim 1/393/560)
Dan dari Ibnu Abbas, dia berkata: (Alloh telah mewajibkan sholat melalui lisan Nabi kalian Shollallohu’alaihi wasallama dalam keadaan hadir empat rakaat, dan di perjalanan dua rakaat dan dalam keadaan takut satu rakaat) (Muslim 1/479/687)
Dan dari Umar berkata: (sholat dalam perjalanan dua rakaat, dan sholat jum’at dua rakaat, sholat fitri dan dhuha dua rakaat, itu sempurna tidak diqoshor, demikian atas lisan Muhammad Shollallohu’alaihi wasallama) (shohih sunan Ibn Majah 871)
Dari Aisyah berkata: (Sholat itu pada awalnya diwajibkan dua rakaat, kemudian tetap demikian sholat dalam perjalanan, dan disempurnakan sholat untuk yang menetap) (Muttafaqun ‘Alaih)
Dan dari Ibnu Umar berkata: Saya menemani Rosululloh Shollallohu’alaihi wasallama dalam perjalanan maka beliau tidak menambah lebih dari dua rakaat hingga Alloh mewafatkan beliau, dan aku telah menemani Abu Bakar maka beliau juga tidak menambah lebih dari dua rakaat hingga Alloh mewafatkan beliau, dan aku telah menemani Umar maka beliau juga tidak menambah lebih dari dua rakaat hingga Alloh mewafatkan beliau, kemudian aku telah menemani Utsman dalam perjalanannya maka beliau juga tidak menambah lebih dari dua rakaat hingga Alloh mewafatkan beliau, dan sungguh Alloh telah berfirman:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ
Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (QS 33:21)

…bersambung…
Bag. 2: Jarak Perjalanan Untuk Dilakukan Qoshor ….

Sumber: diterjemahkan dari:
Al-Wajiiz fii fiqh As-Sunnah wa Al-Kitaab Al-‘Aziiz, tulisan Syaikh ‘Abdul ‘Adhziim Al Badawiy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: