• ...learn how to express correctly...

  • Tanggalan

    Oktober 2010
    S S R K J S M
    « Sep   Nov »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • Kategori

  • Tweeted

    Error: Please make sure the Twitter account is public.

  • Arsip

Ayat Hijab (Al-Ahzaab(33) 59-60)

بسم الله الرحمن الرحيم
إن الحمد لله نحمده ونستعينه و نستغفره ونستهديه
ونعوذ بالله من شرور أنفسنا و من سيئات أعمالنا
من يهده الله فلا مضل له، و من يضلل فلا هادي له
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له و أشهد أن محمد عبده و ررسوله
صلى الله عليه و على آله و أصحابه وسلم تسليما مزيدا

أمّا بعد:

قال الله تعالى:
” يا أيها النبي قل لأزواجك وبناتك ونساء المؤمنين يدنين عليهن من جلابيبهن ذلك أدنى أن يعرفن فلا يؤذين وكان الله غفورا رحيما لئن لم ينته المنافقون والذين في قلوبهم مرض والمرجفون في المدينة لنغرينك بهم ثم لا يجاورونك فيها إلا قليلا “

Ayat ini adalah ayat yang dinamakan “Ayat Hijab”, Alloh telah memerintahkan pada Nabi-Nya untuk dia (Nabi) memerintahkan pada wanita keseluruhan, dan hendaklah dimulai dari istri-istri dan anak-anak perempuan beliau, karena mereka lebih ditekankan dibanding selain mereka, dan karena seseorang yang menyuruh (kebaikan) untuk orang lain, hendaklah ia memulai dari keluarganya, sebelum perintah kepada selainnya, sebagaimana Alloh ta’ala berfirman:

” يا أيها الذين آمنوا قوا أنفسكم وأهليكم نارا “

(Wahai Orang-orang yang beriman jagalah diri-diri kalian dan keluarga kalian akan neraka)

Perintah Alloh tersebut adalah :

” يدنين عليهن من جلابيبهن “

(hendaklah mereka (para wanita tersebut) memanjangkan atas mereka dari jilbab-jilbab mereka)

Dan jilbab tersebut adalah jilbab (penutup) yang berada diluar pakaian bisa berupa pakaian/ kain yang lebar, kerudung (yang besar) dan jubah, guna wanita tersebut menutupi pada wajah-wajah mereka dan dada-dada mereka dengan kain tersebut.
Kemudian Alloh menyebutkan salah satu hikmah dari perintah tersebut, Alloh berfirman:

” ذلك أدنى أن يعرفن فلا يؤذين “

(yang demikian itu agar mereka (wanita tersebut) dapat dikenali sehingga mereka tidak disakiti)
Jika mereka tidak berhijab maka hal tersebut dapat menyebabkan disakitinya mereka, bisa saja mereka dikira bukanlah wanita yang menjaga diri, maka datanglah pada mereka orang yang memiliki penyakit (syahwat) di dalam hatinya, dan dia menyakiti wanita tersebut, bisa saja mereka disangka budak maka mudahlah timbul niat jahat pada mereka. Maka berhijab merupakan pencegah bagi ketamakan orang-orang akan mereka (wanita muslimah)

” وكان الله غفورا رحيما “

(dan Alloh adalah Maha pengampun dan Maha penyayang)

Sehingga Dia akan mengampuni kalian pada perkara-perkara yang telah lewat, dan Dia merahmati kalian dengan menjelaskan pada kalian hukum-hukum-Nya dan Dia menjelaskan yang halal dan yang harom, dan pencegah ketamakan orang-orang jahat ini ada dua sisi, (sisi pertama adalah dengan perintah kepada wanita muslim untuk berhijab), sedangkan dari sisi (ancaman) untuk orang yang berbuat kejahatan, maka Alloh mengancam mereka dengan firman-Nya:

” لئن لم ينته المنافقون والذين في قلوبهم مرض “

(jikalau orang-orang munafik dan mereka yang ada penyakit di dalam hatinya itu tidak berhenti)

sakit disini adalah penyakit prasangka dan syahwat

” والمرجفون في المدينة “

(dan juga orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di madinah (tidak pula berhenti))

yaitu orang-orang yang menakut-nakuti musuh-musuhnya, dengan memperbincangkan jumlah dan kekuatan mereka dan kelemahan kaum muslimin. Dan Alloh tidak menyebutkan perkara yang ketiga golongan ini harus berhenti darinya karena sifat umum dari perkara tersebut, yakni setiap perkara yang berupa isyarat, gangguan, dan seruan kejelekan yang mencela islam dan pemeluknya, dan menyebarkan kabar bohong diantara kaum muslimin, dan melemahkan kekuatan kaum muslimin, dan berbuat kejahatan dan kekejian pada kaum wanita mu’min , dan lain sebagainya berupa kemaksiyatan serupa itu.

” لنغرينك بهم “

(niscaya Kami perintahkan engkau (untuk memerangi) mereka)
yakni kami perintahkan engkau untuk menghukum dan memerangi mereka, dan kami akan memenangkan engkau atas mereka. Kemudian jika kami telah memenangkan engkau atas mereka tidak ada lagi kemampuan mereka atas engkau, mereka tidak memiliki kekuatan dan tidak pula kekebalan. Oleh karena hal tersebut maka Alloh berfirman:

” ثم لا يجاورونك فيها إلا قليلا “

(kemudian mereka tidak lagi menjadi tetanggamu (di Medinah) kecuali sebentar)

Diterjemahkan dari : Taysiir Kalaam Ar-Rohmaan, Syaikh Nashiruddiin As-Sa’diy

Mohon jika ada kesalahan dapat diluruskan…

 

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا
(Al-Ahzaab (33):36)

2 Tanggapan

  1. alhamdulillah.. walaupun masih belajar saya sudah bisa menjalankan perintah utk berjilbab sesuai yg diperintahkan dalam ajaran islam. Bukan hanya jilbab-jilbab yg di kenakan seperti teman-teman remaja sekarang ini.
    syukron akhi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: