• ...learn how to express correctly...

  • Tanggalan

    November 2011
    S S R K J S M
    « Okt   Des »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • Kategori

  • Tweeted

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • Arsip

“Asupan Coklat Menguntungkan Hati dan Otak”

 Ikhtisar studi

  • Para peneliti mengidentifikasi 4576 artikel dari MEDLINE (dari tahun 1950), EMBASE (dari 1980), Perpustakaan Cochrane (dari 1960), Scopus (dari 1996), Scielo (dari 1997), Web of Knowledge (dari 1970), AMED (dari tahun 1985 ), dan CINHAL (dari 1981) hingga 5 Oktober 2010.
  • Kriteria inklusi adalah studi randomized controlled trials, kohort, case-control, atau cross-sectional, peserta dewasa berusia 18 tahun atau lebih, studi tentang efek dari tingkat asupan coklat, dilihat hasil yang berkaitan dengan gangguan kardiometabolik, dan tidak ada pembatasan bahasa yang digunakan.
  • Gangguan kardiometabolik termasuk penyakit kardiovaskular, infark miokard, stroke, penyakit jantung iskemik, gagal jantung, diabetes, dan sindrom metabolik.
  • Kriteria eksklusi adalah peserta hamil dalam studi dan penggunaan subyek selain manusia. Jenis artikel dikecualikan adalah surat-surat, abstrak, tinjauan sistematis, meta-analisis, studi ekologi, dan laporan konferensi.
  • Sebanyak tujuh studi dengan 114.009 peserta dilibatkan dalam analisis.
  • Enam studi diantaranya cohort, dan yang satunya adalah cross-sectional.
  • Enam studi terjadi di masyarakat, dan satu studi terjadi dalam rawat inap rumah sakit.
  • Kisaran usia peserta adalah 25 sampai 93 tahun, dan kebanyakan peserta berkulit putih.
  • Dalam masing-masing studi, kelompok asupan coklat tertinggi dibandingkan dengan kelompok asupan coklat terendah.
  • Asupan coklat batangan, minuman, dan makanan ringan dinilai menggunakan kuesioner frekuensi makanan dalam 6 studi dan dalam satu studi ditambah dari buku harian pasien dan kebiasaan makanan sebelumnya.
  • Hasil yang dilaporkan adalah infark miokard, diabetes, penyakit kardiovaskular, penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan stroke.
  • Tidak ada studi yang menilai sindrom metabolik sebagai hasil studinya
  • Untuk studi kohort, follow up dilakukan berkisar antara 8 sampai 16 tahun.
  • Analisis disesuaikan untuk usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, merokok, faktor makanan, dan pendidikan.
  • Asupan coklat yang lebih banyak dikaitkan dengan penurunan risiko untuk gangguan kardiometabolik dalam 5 dari 7 studi.
  • Asupan coklat yang lebih banyak bermanfaat dalam pencegahan gangguan kardiometabolik (berdasarkan beberapa penilaian), tetapi tidak untuk gagal jantung.
  • Analisis subgroup menunjukkan bahwa asupan coklat yang lebih tinggi terkait dengan penurunan penyakit kardiovaskular sebesar 37% dan penurunan risiko stroke sebesar 29%, namun asupan yang lebih tinggi itu tidak terkait dengan penurunan risiko gagal jantung.
  • Satu studi menunjukkan bahwa asupan coklat yang lebih tinggi terkait dengan penurunan risiko diabetes sebesar 31%.
  • Tidak ada bias publikasi yang signifikan.
  • Keterbatasan analisis meliputi kemampuan generalisasi hasil studi yang terbatas, heterogenitas dalam jenis dan jumlah asupan coklat, dan tidak akuratnya pelaporan asupan coklat.

Implikasi Klinis

  • Asupan coklat yang lebih tinggi berhubungan dengan penurunan risiko gangguan kardiometabolik secara keseluruhan dalam lima dari tujuh studi.
  • Asupan coklat yang lebih tinggi berhubungan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 37%, diabetes sebesar 31%, dan stroke sebesar 29%. Tidak ada hubungan antara asupan coklat dan gagal jantung.

 

Diterjemahkan secara bebas dan semampunya dari :

Chocolate Intake Benefits the Heart and Brain,

News Author: Michael O’Riordan

CME Author: Penny Murata, MD CME/CE Released: 09/06/2011; Valid for credit through 09/06/2012

http://www.medscape.org/viewarticle/749142?src=cmemp

untuk lebih jelasnya harap melihat artikel dalam bahasa asalnya… .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: