• ...learn how to express correctly...

  • Tanggalan

    Februari 2012
    S S R K J S M
    « Jan   Mar »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    272829  
  • Kategori

  • Tweeted

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • Arsip

“Namailah Bising Jantung-mu”

Iris Ma, M.D., and Lawrence M. Tierney, Jr., M.D. N Engl J Med 2010; 363:2164-2168 November 25, 2010

Setelah pengenalan stetoskop oleh René Laennec pada 1819, seni auskultasi menjadi daya tarik tersendiri dalam pedeskripsian awal macam bising jantung. Dimulailah perlombaan untuk menemukan dan mendefinisikan bising jantung. Para dokter terkemuka mempublikasikan pengamatan baru mereka, dan degup jantung tersebut dinamai sesuai nama mereka dalam penggunaannya oleh generasi berikutnya. berikut adalah eponim dari beberapa bising jantung..

AUSTIN FLINT MURMUR (Bising Austin Flint)
Austin Flint adalah seorang dokter Amerika di pertengahan awal abad 19 dan merupakan pelopor dalam pendidikan kedokteran. Dia berperan dalam pembangunan dua sekolah medis, Buffalo Medical College (sekarang Universitas Negeri New York di Buffalo) dan Bellevue Medical College (yang kemudian bergabung dengan New York University College of Medicine), dan telah mengajar di enam sekolah medis. Ia juga seorang penulis yang produktif, ia terlibat pada lebih dari 200 artikel yang dipublikasikan dan menulis salah satu buku pelajaran utama pada masanya, A Treatise on the Principles and Practice of Medicine, yang terdiri dari enam edisi. Austin Flint Murmur adalah suara bising mid-diastolik yang terdapat dalam beberapa kasus regurgitasi aorta nonrheumatic. Suara ini tidak dapat dibedakan dari stenosis mitral. Flint mengatakan bahwa bising tersebut diakibatkan karena adanya aliran regurgitasi ke katup mitral yang mendorong kembali daun katup mitral, sehingga mengurangi ukuran lubang mitral dan mengganggu aliran dari atrium kiri ke ventrikel kiri. Terdapat beberapa teori mengenai penyebab Austin Flint murmur, antara lain karena aliran regurgitasi menyebabkan vibrasi daun katup mitral anterior, turbulensi aliran regurgitasi ini bertabrakan dengan darah masuk dari atrium kiri, sehingga aliran regurgitasi ataupun kedua aliran tersebut menabrak ventrikel kiri miokardium.

SINDROMA BARLOW
dokter John Barlow dari Afrika Selatan pertama kali mengirimkan karyanya tentang prolaps katup mitral kepada jurnal Circulation, namun naskah itu ditolak karena “kesimpulan yang berlebihan”. Setelah pemotongan seperlunya, akhirnya naskah tersebut diterima dan diterbitkan pada tahun 1968 oleh British Heart Journal. Meskipun awalnya ditolak, makalah itu menampilkan beberapa substansi yang menarik. Menurut pencarian ISI Web of Knowledge, makalah Barlow menjadi makalah ke-13 yang paling sering dikutip dalam sejarah 101-tahun jurnal itu (yang berubah nama menjadi “Heart” tahun 1996), dengan hampir 400 kutipan.
Dalam makalahnya, Barlow menjelaskan penggambaran dari mitral-valve prolapse pada 90 pasien dengan nonejection clicks, late systolic murmurs, atau kombinasi dari keduanya. Click tersebut berkesesuaian dengan saat di mana daun katup mitral mencapai peregangan maksimal. Irama late systolic murmur muncul dari inkompetensi mitral, akibat dari prolaps katup. Suara bising paling keras terdengar di apeks (jantung) atau sisi kiri sternum. Bunyi klik dan bising dapat terjadi bersamaan, tetapi biasanya klik mendahului bising. Bahkan mungkin terjadi beberapa klik secara berurutan. Klik atau bising akibat mitral valve prolapse mendekati S1 saat pasien berdiri, dan mendekati S2 saat jongkok. Barlow mampu melengkapi pengamatan pendengarannya dengan phonocardiographic yang menguatkan penemuannya. sindrom Barlow mengarah pada spektrum gejala yang timbul akibat oleh mitral-valve prolapse. Gejala pada pasien antara lain bunyi klik atau bising, jantung berdebar, nyeri dada, atau pingsan.

CABOT-LOCKE MURMUR
Richard Cabot adalah seorang dokter asal Amerika. Ia diakui oleh rekan-rekannya dan peserta pelatihan medis sebagai ahli diagnostik, dia memperkenalkan sistem “analisis kasus” di Harvard Medical School dan mendirikan Case Histories of the Massachusetts General Hospital, serial kasus klinis yang teratur diterbitkan dalam Jurnal. Cabot adalah seorang yang vokal untuk peningkatan pelayanan sosial dan pendekatan yang berpusat pada pasien dalam perawatan pasien dan anamnesis. Bekerja sama dengan rekannya Frank Locke, Cabot menerbitkan tiga seri kasus anemia berat dengan murmur diastolik pada pasien yang didiagnosis penyakit katup jantung namun ternyata memiliki katup jantung normal saat dilakukan autopsi. Bising Cabot-Locke adalah murmur diastolik yang terdengar mirip dengan insufisiensi aorta tetapi tidak bersifat decrescendo, paling baik didengar di tepi sternum kiri. Bising ini akan menghilang dengan pengobatan anemia

CAREY COOMBS MURMUR
Carey Coombs asal inggris adalah spesialis demam rematik yang bukunya, Rheumatic Heart Disease (1924), didasarkan pada lebih dari 600 kasusnya. Bising Carey Coombs adalah murmur mid-diastolik pendek yang disebabkan oleh karditis rematik aktif disertai peradangan katup mitral. Bising ini lembut dan bernada rendah, paling baik terdengar di apeks jantung. Bising ini seringkali hanya sementara, selama valvulitis mitral rematik akut dan membaik bahkan menghilang bersama dengan pemulihan penyakit akutnya. Diperkirakan bahwa bising ini terjadi akibat turbulensi yang disebabkan oleh katup mitral yang menebal. Meskipun mirip dengan diastolic rumble pada stenosis mitral, bising Carey Coombs tidak didahului opening snap, aksentuasi presystolic, atau suara pertama yang keras, tetapi mungkin saja mengikuti S3 gallop sehingga sekilas mungkin susah dibedakan dengan opening snap.

DOCK’S MURMUR
Dokter William Dock asal Amerika mempertanyakan keuntungan istirahat yang berkepanjangan pada pasien rawat inap tahun 1930 dan, satu dekade kemudian, memperingatkan bahwa diet tinggi lemak dapat menyebabkan arteri tersumbat. Dia juga mempopulerkan hukum Sutton: perampok bank Willie Sutton mengatakan bahwa dia merampok bank karena “disanalah uang itu berada” Dock mengajarkan bahwa jika “uang” itu terdapat pada suatu tes diagnostik spesifik, maka tes itu harus dilakukan segera, tidak harus menunggu alur diagnostik umumnya.
Dock menggambarkan bising yang dinamai dengan namanya dalam laporan kasus tahun 1967 pada pasien dengan gagal jantung akibat hipertensi, pasien tidak memiliki gejala penyakit katup yang tampak. Tapi ternyata terdapat murmur diastolik kontinu dengan aksentuasi awal dan akhir, didaerah tertentu yaitu 4 cm dari tepi kiri sternum pada interkosta ketiga dan hanya diketahui ketika pasien duduk tegak. Murmur ini diukur dengan penggunaan phonocardiography dan ditemukan berbeda morfologinya dari murmur yang sudah ada. Otopsi pasien mengungkapkan bahwa cabang descendens arteri koroner kiri mengalami stenosis parah, sedangkan katup jantung, pembuluh darah besar, dan lubang arteri koroner semuanya normal. Bising Dock terdengar paling besar saat diastolik, dengan puncak presystolic, pola ini cocok dengan pola aliran darah yang melalui arteri koroner (yaitu saat diastolik-pent.). Dock menyimpulkan bahwa bising ini disebabkan karena stenosis arteri descenden sinistra anterior, dan tampaknya penyebab yang sama juga menghasilkan bruit yang terdengar pada renal stenosis dan arteri hepatika.

GIBSON’S MURMUR
George Gibson adalah seorang guru dan akademisi di London pada peralihan abad ke-20. Dalam karyanya yang paling signifikan, Diseases of the Heart and Aorta, ia menggambarkan sebuah bising (yang dinamai dengan namanya) yang disebabkan oleh paten ductus arteriosus. Gibson’s Murmur bersifat kontinu, dimulai setelah suara jantung pertama hingga sampai suara jantung kedua. Bising ini dapat berkurang selama diastolik. Meskipun bising ini terdengar di seluruh area basis jantung, Gibson mencatat bahwa paling baik terdengar di tepi kiri sternum atas. Gibson murmur dapat seperti irama, dengkuran, suara gemerincing atau mungkin juga terdengar seperti mesin atau guntur, ini tergantung pada beratnya. Bising kontinyu ini bahkan mungkin terdengar dari belakang, di daerah interscapular kiri, atau pada bagian atas scapula hingga bagian bawahnya (processuss scapulae inferior). Bising ini bertambah keras bersama dengan penambahan saat usia anak dan terjadi peningkatan dilatasi arteri, dan area intensitas maksimal bising dapat menjadi semakin ke kiri.

GRAHAM STEELL MURMUR
Ahli jantung Skotlandia Graham Steell dikenal karena berbagai catatannya, perkataannya yang ringkas, dan seorang bedside teacher yang hebat. Ia merekomendasikan menunggang kuda sebagai latihan terbaik bagi pasien yang mampu melakukannya. Meskipun bising akibat insufisiensi katup pulmoner ini dinamakan dengan nama Graham Steell, namun bising ini sejatinya pertama kali dijelaskan oleh orang lain – yaitu George Balfour yang merupakan bosnya saat Steell bekerja di Edinburgh Royal Infirmary tahun 1873. Akan tetapi Steell telah menerbitkan banyak artikel yang menggambarkan bising ini dengan jelas dan dalam. Ia mengemukakan bahwa regurgitasi katup pulmoner biasanya merupakan hasil dari tekanan darah tinggi kronis dalam arteri pulmoner, akibat stenosis mitral. Graham Steell murmur bersifat lembut, seperti bertiup, bising diastolik decrescendo yang menghilang saat suara jantung kedua mirip dengan bising pada insufisiensi aorta. Graham Steell murmur paling baik didengar pada tepi kiri sternum bagian atas.

KEY-HODGKIN MURMUR
Charles Aston Key adalah salah seorang ahli bedah yang paling menonjol di awal abad 19. Key bekerja di London, dan tak diragukan lagi memegang puncak praktek bedah pada masanya, ia hidup sejaman dengan Thomas Hodgkin, yang namanya diambil pada penamaan limfoma Hodgkin. Hodgkin mengajar di Rumah Sakit Guy, di mana Key adalah staf bedahnya. Key tertarik dengan penggambaran Hodgkin tentang masalah inkompetensi aorta. Kemudian, Hodgkin menulis seri kasus pertama tentang insufisiensi aorta serta memasukkan postulasi patofisiologinya. Syphilitic aortitis merupakan penyebab utama regurgitasi aorta pada saat itu, penyakit ini menyebabkan dilatasi aorta asendens, cincin katup aorta, dan terkadang mengakibatkan daun katupnya mengalami retroversi. Key-Hodgkin murmur adalah bising diastolik karena regurgitasi aorta, bersifat kasar, mirip suara gergaji memotong kayu. Hodgkin menghubungkan bising ini dengan retroversi katup aorta yang dijumpai saat post mortem.

ROGER’S MURMUR
Dokter Prancis Henri-Louis Roger adalah seorang dokter anak yang khusus menekuni auskultasi saat bekerja di rumah sakit anak-anak di Paris, Hopital des Enfants-Malades, selama pertengahan akhir 1800.Ia membandingkan temuan otopsi berupa defek interventrikular dengan bising yang sebelumnya dicatat dalam catatan medis, Roger menyadari bahwa lubang di dinding interventrikular berhubungan dengan bising. Roger Murmur akibat defek septum ventrikel bersifat holosystolic dan paling baik didengar di tepi sternum kiri bagian atas. Bising ini keras, dan suaranya diibaratkan aliran deras air terjun. Bising ini juga disertai dengan thrill. Semakin kecil defek septum ventrikel, semakin keras bisingnya. Roger menekankan bahwa defek septum ventrikel tergolong kelainan yang benign (tidak berbahaya), setelah mengamati bahwa banyak pasien yang memiliki cacat itu ternyata asianotik dan memiliki masa hidup normal. Tapi pengamatannya terhambat oleh masa saat ia hidup- dimana jangka hidup normal pada tahun 1800 jauh lebih pendek daripada saat ini. Sekarang ini sudah dipahami bahwa defek septum ventrikel dapat menjadi bermasalah, menyebabkan hipertensi pulmonal, gagal jantung kanan, dan endocarditis pada pasien dengan defek septum ventrikel asimptomatik. Sedangkan pasien defek septum ventrikel simptomatik, dapat mengalami sianosis, hipertensi paru yang progresif, dan Eisenmenger syndrome.

STILL’S MURMUR
Dokter Inggris George Frederic Still, bapak kedokteran anak Inggris, paling dikenal karena penamaan gangguan rematik olehnya Still’s disease, yaitu anak dengan juvenile febrile arthritis yang sering mengalami penyakit typhoid saat dewasa. Sepanjang karirnya, Still menerbitkan beberapa buku pelajaran dan artikel, yang paling penting, buku Common Disorders and Diseases of Childhood. Di ujung karirnya, ia bahkan menjadi dokter untuk Putri Elizabeth (yang akan menjadi Ratu Elizabeth II dari Inggris), dan kakaknya, Putri Margaret. Dia diberi gelar kebangsawanan tahun 1937. Still’s murmur paling sering dijumpai pada anak-anak, merupakan bising ejeksi midsistolik hingga long sistolik dengan kualitas musikal, terdengar di tepi sternum kiri bagian bawah bawah dan apeks jantung. Still mengatakan bahwa bising tersebut tidak berbahaya dan menggambarkan suara bising itu seperti suara senar yang dipetik. Intensitas bising ini meningkat saat demam, gelisah, atau aktifitas. Penyebabnya masih belum diketahui, diduga bahwa sumber bising ini adalah getaran korda tendinea di ventrikel kiri atau suara darah yang memancar ke dalam aorta.

KESIMPULAN
Era modern kardiologi diagnostik difokuskan pada teknologi yang mahal, dengan penggunaan rutin elektrokardiografi, ekokardiografi, dan angiografi koroner. Namun, menurut penulis dokter seharusnya terus menikmati dan menghargai pemeriksaan di tempat tidur (bedside examination). Selain fungsi diagnostik-nya, ada manfaat terapeutik yang cukup besar saat menempelkan stetoskop ke dada pasien. Kami berharap gambaran murmur ini akan merangsang minat baru dalam bedside examination.

Diterjemahkan semampunya dari :
Name That Murmur — Eponyms for the Astute Auscultician
Iris Ma, M.D., and Lawrence M. Tierney, Jr., M.D. N Engl J Med 2010; 363:2164-2168November 25, 2010
http://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJMon1006947

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: